Cerita ini kudapat dari seorang teman yang kuceritakan kembali dalam bentuk kata-kataku sendiri.
Dulu sebelum menikah, ketika tangan ini tidak pernah bersentuhan dengan satu lawan jenispun, aku tidak pernah memikirkan soal kehamilan.Akan tetapi setelah semua halal, yang ada dalam fikiranku adalah aku segera hamil, hari demi hari, minggu demi minggu dan bulan demi bulan kutunggu, kehamilan tidak kunjung datang. Pekerjaanku sehari-hari hanya melayani suami sepenuh hati, tetapi ketika mata ini tertuju kepada wanita-wanita hamil yg kerap jalan2 dengan suaminya, hatiku berkata "kapan aku merasakan apa yang mereka rasakan?".
Ketika melihat seorang ibu menggendong baby merah didekapannya, sering fikiranku muncul,..sungguh nikmat itu tiada tara,.....kapan Allah memberikan kepercayaan padaku?
Satu kisah ini kudapat dari seorang teman, ini beberapa tips yang kuanjurkan bagi sahabat yang menunggu mutiara indah itu:
1. jangan luangkan waktu untuk melamun dan menyesali keadaan "mengapa belum dikaruniakan buah hati"
2. sibukkan diri di rumah dengan urusan hal2 kecil, misalnya: merawat tanaman (jika bisa rawatlah tanaman yang menghasilkan, misalnya: sayuran, cabe, tomat dll)
3.rawatlah binatang yang mudah seperti hamster, kucing, atau ikan. Jikalau hati ini bosan bisa melihat binatang2 kecil itu bermain dan juga menghibur kita.
4.teruslah memantaskan diri,...supaya Allah segera memberikan karunianya pada kita.
di antara ujian hidup yang diberikan Allah.
senyum tipis menghiasi saat seorang wanita calon ibu masa depan mampir di hadapanku.
"Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar." at-Taghabun, 15.
ReplyDeleteJangan berbangga kerana mempunyai anak. Tetapi berbanggalah kerana(karena) anak yang dilahirkan dapat(bisa) berbakti kepada agama dan negara. Dan berbanggalah jika anak yang dikandung selama 9 bulan mampu(bisa) memberikan manfaat kepada manusia yang lain selama mana mereka hidup.
Saya pembaca dari Malaysia. Follow la saya jika awak(kamu) tidak keberatan http://goo.gl/Vaib1
terimakasih atas commentnya (Rabbani al-Wafi),..Insya Allah saya follow,...saling berbagi ya!
ReplyDeleteok, sama2. he2 {|:-)~
ReplyDelete