Thursday, October 11, 2012

BerSemI InDah di LOrong RuMah SaKit-Bagian III

Kesedihan di mataku ditangkap oleh kedua pelipis matanya. diapun berujar "jangan sedih Salsa, aku masih ingin hidup seribu tahun lagi", hatiku membatin mendengar ucapannya. Apakah keinginannya hidup 1000 tahun lagi bisa menjadi nyata?
Waktu itu wajah sumringahku berubah drastis menjadi melankolis. aku diam seribu bahasa. tubuh dan kakiku serasa lunglai tak berdaya. dia menangkap raut sedihku. dia pun berujar "eh nyanyi yuk?
Aku menanggapi ajakannya dengan gumaman saja "hmmm,..nyanyi apa?
dia menjawab "nyanyi lagu barunya melly goeslow dan ari lasso"
aku menjawab dengan sekenanya "aku malah belum dengar"
dari bibirnya yang mungil keluar alunan lagu "jika teringat tentang dikau"
"jauh di mata dekat hati"
"tak ada niat untuk selamanya pergi"
kutahan air mataku dipelupuk, itu kulakukan supaya tidak menambah kesedihan dihatinya.
Ya Rabb kenapa pertemuan ini semakin indah ketika diakhir hidupnya?
Lirik dan lagu itu kuingat di alam bawah sadarku sampai saat ini. ketika ada yang memutarnya secara tidak sengaja.aq serasa kembali ke kejadian 13 tahun yang lalu. kejadian itu sudah berlalu bahkan belasan tahun, akantetapi kenangannya tidak berlalu dari hatiku.

Haru biru hatiku
sudah hampir 10 tahun aku tidak pernah bertandang  ke rumah abadinya.


No comments:

Post a Comment